EFEKTIVITAS BIROKRASI DALAM PELAYANAN PUBLIK DI DINAS PERTANAHAN KOTA MAKASSAR
Kata Kunci:
Birokrasi, Pelayanan Publik, Administrasi PublikAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Sistem kerja birokrasi sesuai dengan sinergitas aspek efisiensi pelayanan publik dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan pada Dinas Dinas Pertanahan Kota Makassar.
Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Dinas Pertanahan Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah PNS dalam lingkup Pemerintah dan masyarakat Kota. Penarikan sampel penelitian dilakukan secara Probability Sampling. Penentuan sample seperti ini dilakukan dengan cara memberikan peluang dan atau kesempatan yang sama untuk dijadikan populasi. Kemudian untuk menempatkan sample, diambil secara Purposive Sample, penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian deskriptif dengan mengumpulkan berbagai data, baik itu data primer maupun data sekunder.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh Kantor Dinas Pertanahan masih lamban dalam memberikan dan mengurusi masalah secara administratif, proses yang lamban, berbelit-belit masih mewarnai corak birokrasi di Indonesia secara umum, terkhususnya pada Kantor Dinas Pertanahan Kota Makassar. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi manajemen pelayanan di Kantor Pertanahan Kota Makassar yaitu faktor pendukung yakni lokasi Kantor Pertanahan Kota Makassar sangat strategis dan kenyamanan masyarakat dalam mengurus sertifikat tanah, sedangkan faktor penghambat yakni masih kurangnya pegawai atau petugas dalam melayani pengurusan sertifikat tanah di Kantor Pertanahan Kota Makassar yang mengakibatkan masyarakat harus sabar mengantri untuk melakukan pengurusan sertifikat tanah.
Referensi
Akhmad, Z., Hasran, H., & Rahman, R. (2022). Pengaruh kepemimpinan dalam peningkatan motivasi kerja PNS di kantor kecamatan. Journal of Government Insight, 2(2), 182-197.
Abdul Wahab, Solichin, 1997. Evaluasi kebijakan Publik. Penerbit FIA UNIBRAW dan IKIP Malang
Abdul Wahab, Solichin, 1998. Reformasi Pelayanan Publik Menuju Sistem Pelayanan Yang Responsif Dan Berkualitas, Program Pascasarjana Universitas Brawijaya
Achmad, Rukaesih. 2004. Kimia Lingkungan. Andi. Yogyakarta.
Benny Soetrisno, ”Perspektik & Tantangan Industri Tekstil Nasional Pasca Kuota, Implikasi & Urgensinya Terhadap Perbankan”, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jakarta, 2004.
Chamroel Djafri, “Gagasan Seputar Pengembangan Industri Dan Perdagangan TPT (Tekstil dan Produk Tekstil)”, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Cidesindo, Jakarta, 2003.
DEPDIKBUD. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta.
Gie, The Liang, 1987, Pelayanan publik dan Teori Efektifitas. Jakarta: Gunung Agung.
Lubis, S.B Husaeni. 1987. Teori Organisasi (suatu pendekatan makro). UI. Jakarta.
Martani dan Lubis, 1997. Teori-Teori Organisasi. Bandung: Ghalia Indonesia.
Moenir, A. S., Haji. 2000. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Cet. Ke- 7. Jakarta: Bumi Aksara.
Plimirma. 2007. Strategi Pelayanan Prima. Jakarta: LAN RI.
Thoha Miftah, Prof.DR. MPA. Birokrasi dan Politik di Indonesia, Jakarta:PT. Raja Grafindo Persada, 2007.
Nawangsidi, Hesti D, dkk. 1998. Ekologi Industri. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.
Wibowo,S.E,M.Phil,Prof.Dr. Manajemen Kinerja. Jakarta: PT.RajaGrafindo Persada, 2007